Punya Keunggulan Tersendiri, Indonesia Beruntung Punya Rizal Ramli

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, JAKARTA: Peneliti dari Assosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamudin Daeng mengemukakan pendapatnya mengenai kriteria calon presiden RI yang harus memiliki keunggulan tersendiri.

“Presiden RI periode mendatang harus memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga mampu mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat,” ungkap Salamudin.

Melalui pesan elektronik, Minggu (1/4/2018), Salamudin menyebut karakter tersebut ada pada sosok Rizal Ramli. Ia juga menjelaskan mengenai landasan yang tertuang dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 45 untuk menuju kehidupan bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Tulangnya ada di visi ekonomi kerakyatan berdasar Pasal 33 UUD 45.

“Saya menyambut positif langkah Menko Ekuin di era Pemerintahan Gus Dur dan Menko Maritim era Jokowi itu meramaikan bursa calon presiden di Pilpres mendatang,” ujanya.

Menurutnya, Rizal Ramli kerap membuka mata seluruh bangsa soal penyebab terjadinya ketimpangan dan cara bagaimana mengatasinya.

Selain itu, Rizal Ramli adalah capres yang berani mengeluarkan ilmu putih untuk kepret musuh-musuh rakyat. Ilmu putih yang dimaksud merupakan ilmu yang dilandasi dengan visi dan konsep yang jelas berdasarkan landasan yang dibangun founding fathers: Pancasila dan UUD 1945.

“Jadi, beruntunglah karena dengan adanya bang Rizal Ramli, kita jadi tahu masalah ekonomi sesungguhnya. Misalnya soal ketergantungan pada asing, impor dan berbagai skandal dalam kekuasan. Saya lihat, politisi lain belum ada yang seperti itu. Dan itulah yang harus di-kepret oleh Bang Rizal,” pungkas Salamudin.

 (rmol/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:

Muis Syam

1,599 views

Next Post

Suami Putri Bung Karno, Benny Soemarno Meninggal Dunia

Sen Apr 2 , 2018
Benny Soemarno suami dari putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri dikabarkan meninggal dunia. Saat ini, Jenazah Benny Soemarno disemayamkan di rumah duka, Jalan Raya Jatipadang, Jakarta Selatan dan rencananya akan disholatkan di Auditorium Ir. Soekarno, Universitas Bung Karno (UBK), Jalan Kimia, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018). Komentar anda :