BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

Pria Luwuk Ditemukan Tewas Tergantung di Atas Pohon di Botutonuo

Bagikan dengan:
Wartawati: Maysela
Editor: AMS

DM1.CO.ID, GORONTALO: Seorang pria yang diketahui bernama Ilham, ditemukan tewas tergantung di atas sebatang pohon gundul di Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Provinsi Gorontalo, Senin pagi (25/12/2017).

Kondisi tubuh Ilham ditemui tergantung pertama kali oleh seorang yang sedang membuang hajat di pinggir pantai Biluango, pada sekitar pukul 6.30 Wita. Hingga kemudian membuat suasana warga setempat seketika itu menjadi geger.

Informasi yang berhasil dihimpun awak DM1 di TKP (Tempat Kejadian Perkara) menyebutkan, Ilham yang diperkirakan berusia 30 tahun itu bukanlah warga Desa Biluango. Letak desa ini bersambungan dengan garis pantai rekreasi yang cukup terkenal, yakni Pantai Botutonuo.

Menurut keterangan sejumlah warga setempat, Ilham adalah pria yang berasal dari Luwuk, Sulawesi Tengah. Kedatangannya di desa tersebut adalah sebagai pekerja di pabrik yang mengolah hasil perikanan.

Meski berbagai asumsi bermunculan dari sejumlah warga atas tewasnya Ilham, namun sejauh ini korban diduga kuat sengaja menghabiskan nyawanya dengan cara menggantung diri.

Belum diketahui secara pasti, apa motif yang membuat Ilham bisa nekat melilit lehernya dengan seutas tali tambang plastik berwarna biru menggantung di atas sebatang pohon tersebut.

Yang jelas, informasi yang beredar di TKP menyebutkan, Ilham beberapa kali terlihat dan terlibat cekcok dengan kekasihnya yang tinggal di desa tersebut. “Dia (Ilham) pernah terlihat bertengkar dengan pacarnya,” ujar Maya, seorang siswi yang ditemui di TKP.

Sempat terlihat kehadiran sejumlah orang yang disebut-sebut sebagai keluarga Ilham di TKP, namun belum bisa memberi keterangan karena masih dalam kondisi syok.

Sementara itu, petugas dari Polsek setempat yang telah berada di TKP saat ditanyai seputar kejadian tersebut, mengaku belum bisa memberi keterangan.

Bahkan pihak kepolisian di TKP mengaku belum bisa mengambil tindakan untuk menurunkan jasad Ilham dari pohon tersebut.

Sejumlah polisi yang lebih awal telah berada di TKP itu mengaku harus menunggu petugas forensik terlebih dahulu untuk mengevakuasi korban dari pohon tersebut. Sehingganya, tubuh Ilham terkesan jadi tontonan warga yang telah berkerumun memadati TKP dalam beberapa waktu yang cukup lama.

(ela/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up