BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

Gelar Lomba BP-SPAMS, Dinas PUPR Prov. Gorontalo Serius Sukseskan Pansimas

Bagikan dengan:

Wartawan: Rizal Mailili~ Editor: AMS||

DM1.CO.ID, GORONTALO: Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah menjadi salah satu program andalan nasional, yang kini sedang digenjot pelaksanaannya di seluruh pemerintahan di daerah, salah satunya di Provinsi Gorontalo.

Untuk menyukseskan program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Gorontalo, telah menggelar lomba antar Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS).

Dari lomba tersebut, tim penilai telah menetapkan 6 desa yang tersebar di 5 kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo sebagai peserta BP-SPAMS terbaik.

Keenam desa tersebut adalah:
1. Desa Datahu, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara;
2. Desa Diloato, Kecamatam Paguyaman, Kabupaten Boalemo;
3. Desa Lembah Hijau, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango;
4. Desa Molanihu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo;
5. Desa Olibuu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo; dan
6. Desa Tinemba, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.

Tak hanya sampai di situ, untuk menentukan juara dan peringkat terbaik, panitia beserta tim penilai pun menggelar outline paparan dalam Lomba Pemilihan BP-SPAMS Pamsimas Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2018, Selasa (27/11/2018), di Hotel Maqna Kota Gorontalo yang diikuti oleh keenam desa tersebut.

Dari outline paparan tersebut, tim penilai yang terdiri dari Muh Ali Tasrief, Faisal Djufri, Irhasana, Moh. Reza Botutihe, dan Farid Hubu pun menetapkan Desa Tinembala sebagai juara I, Desa Molanihu juara II, dan Desa Olibuu Juara III.

Selanjutnya, Desa Datahu meraih juara harapan I, Desa Diloato juara harapan II, dan Desa Lembah Hijau juara harapan III.

Pada kesempatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Darda Daraba , menyatakan apresiasinya yang mendalam terhadap kegiatan yang mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tersebut, juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya kegiatan lomba BP-SPAMS tingkat Provinsi Gorontalo itu.

Sekda Darda berharap, melalui kegiatan ini bisa lebih memotivasi BP-SPAMS yang ada di desa agar lebih giat melakukan terobosan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Iapun menaruh harapan hendaknya kegiatan seperti ini bisa berlanjut pada tahun-tahun mendatang, terutama demi terciptanya sistem penyediaan air minum dan sanitasi yang lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiarto menguraikan, jumlah BP-SPAMS yang terbentuk di Provinsi Gorontalo dan melaksanakan program Pamsimas saat ini sebanyak 393 BP-SPAMS. Jumlah ini tersebar di 5 kabupaten/kota yang terdiri 214 desa.

Handoyo mengungkapkan tujuan diselenggarakannya lomba tersebut, yakni adalah untuk meningkatkan kinerja pengelola sarana air minum dan sanitasi yang telah dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bagi para peserta lomba yang tidak masuk dalam pemilihan 6 besar, Handoyo berharap untuk tidak berkecil hati, dan hendaknya bisa termotivasi memacu kinerja BP-SPAMS di desa masing-masing secara optimal. (riz/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up