Dari FPO, Walikota Marten Taha Inginkan Pariwisata Gorontalo Ikut Mendunia

Bagikan dengan:
Wartawan: Alfisahri Pakaya-
Editor: AMS

DM1.CO.ID, GORONTALO: Pada Festival Pesona Otanaha kali ini yang digelar dari tanggal 6 hingga 10 Mei 2017, Pemerintah Kota Gorontalo bertekad menancapkan obsesinya dengan terus berupaya menggenjot pembangunan di sektor Pariwisata, agar nantinya dapat pula menjadi daya tarik wisatawan secara mendunia.

Hal tersebut menjadi kesimpulan Walikota Gorontalo, Marten Taha, dalam sambutannya pada acara penutupan Festival Pesona Otanaha (FPO), di Benteng Otanaha, Kelurahan Dembe 1 Kota Gorontalo, pada Rabu (10/5/2017).

Walikota Marten Taha menjelaskan, menggenjot pembangunan di sektor Pariwisata memang tidaklah dilakukan dalam hanya sekali dua kali sehingga langsung disebut jadi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Gorontalo tentu membutuhkan tahapan-tahapan dan juga perencanaan yang harus benar-benar matang, serta perlu ditunjang kerjasama dari berbagai pihak, terutama dari seluruh warga Kota Gorontalo.

Dikatakannya, salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Gorontalo adalah dengan membangkitkan semangat dan gairah di sektor Pariwisata. Misalnya, dengan menggelar Festival Pesona Otanaha.

Dalam pelaksanaannnya, FPO ini dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan dan kegiatan seni budaya serta olahraga yang sebagian besar adalah menjadi kearifan lokal.

Kegiatan tersebut adalah meliputi: pameran kerajinan rakyat; karnaval budaya nusantara; lomba kesenian daerah nusantara; tarian tradisional dan tarian kreasi daerah; lomba lagu pop, lomba kuliner daerah dan ekonomi kreatif; pemilihan Putra-Putri Otanaha; lomba lari 10 Km; lomba fotografi; dan dialog tentang Benteng Otanaha.

Menurut Walikota Marten Taha, kesemuanya itu diselenggarakan tidak lain adalah sebagai promosi potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kota Gorontalo, secara lokal, regional dan internasional dalam rangka membangkitkan kunjungan wisatawan serta untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Kota Gorontalo.

Festival Pesona Otanaha ini adalah merupakan kalender kegiatan tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2015.

Dalam kesempatan itu, Marten Taha mengungkapkan, pelaksanaan Festival Pesona Otanaha ini juga dalam rangka mendukung Pesona Indonesia yang telah dicanangkan Menteri Pariwisata, yakni dengan maksud untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia luar yang didukung oleh daerah masing-masing.

Olehnya itu, dari Festival Pesona Otanaha ini Marten Taha pun berharap dan mengajak semua pihak, agar dapat berperan aktif dalam mendukung obsesi Pemerintah di sektor pariwisata ini.

Benteng Otanaha adalah merupakan ‘legacy’ atau peninggalan sejarah yang bernilai seni dan budaya yang sangat tinggi. Sehingga itu, Pemerintah Kota Gorontalo menetapkan Benteng peninggalan sejarah ini sebagai salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi oleh siapa saja, terutama wisatawan mancanegara maupun domestik.

Benteng ini dibangun di atas bukit di Kelurahan Dembe 1-Kota Gorontalo sekitar tahun 1522, dengan memiliki 4 buah tempat persinggahan serta 348 buah anak tangga ke puncak sampai ke lokasi benteng.

Jumlah anak tangga berbeda di setiap persinggahan. Mulai dari dasar di tempat persinggahan I terdapat 52 anak tangga, lalu di persinggahan II terdapat 83 anak tangga, selanjutnya di persinggahan III terdapat 53 anak tangga, dan di persinggahan IV memiliki 89 anak tangga. Sementara ke area benteng terdapat 71 anak tangga, sehingga jumlah total anak tangga adalah 348.

(k17-dbs/DM1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up